
Parimo, Updatesulawesi.id – Polsek Parigi berinisiatif menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna membahas mekanisme penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar. Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, itu diharapkan mampu menghasilkan solusi atas berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat terkait distribusi solar bersubsidi.
Kapolsek Parigi, IPTU Jusman Bakri, mengatakan rapat tersebut akan melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian, serta pengelola SPBU Kampal.Hal itu disampaikannya saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026).
Menurut Jusman, pertemuan lintas sektor ini merupakan langkah untuk menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyaluran BBM subsidi, sehingga mekanisme distribusi dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Rencananya pada Senin, 3 Agustus 2026, kami akan mengundang Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian, serta pihak pengelola SPBU Kampal untuk duduk bersama membahas mekanisme penyaluran solar bersubsidi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, upaya tersebut juga merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan pelayanan terbaik melalui penyelesaian persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, dengan menghadirkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum, diharapkan dapat dirumuskan mekanisme penyaluran solar bersubsidi yang lebih jelas, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Melalui pertemuan ini kita ingin mencari solusi bersama mengenai alur distribusi solar bersubsidi yang terbaik, sehingga tidak lagi menimbulkan persoalan di lapangan,” katanya.
Jusman berharap rapat koordinasi tersebut dapat menghasilkan kesepahaman bersama yang mampu mengakomodasi kebutuhan berbagai sektor, khususnya nelayan, petani, serta masyarakat pengguna kendaraan yang berhak memperoleh BBM subsidi.
“Harapan kami, persoalan yang selama ini terjadi dalam penyaluran BBM subsidi di SPBU dapat segera diselesaikan, sehingga distribusinya berjalan lancar, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
















