Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPRD PARIGI MOUTONG

Reses Dikemas Lewat Lomba Domino, Yushar Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Penataan Kota

×

Reses Dikemas Lewat Lomba Domino, Yushar Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Penataan Kota

Sebarkan artikel ini
(Foto: Yunus)

Parimo, Updatesulawesi.id – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Hanura, Yushar, menggelar kegiatan reses dengan konsep berbeda. Selain menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat, reses tersebut dikolaborasikan dengan lomba domino sebagai media mempererat silaturahmi antarwarga di Daerah Pemilihan (Dapil) I (07/08).

Menurut Yushar, konsep tersebut dipilih karena dinilai mampu menghadirkan suasana yang lebih akrab sehingga masyarakat lebih leluasa menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

“Tujuan utamanya adalah mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat. Kebetulan saya terpilih di Dapil I, sehingga sudah menjadi kewajiban saya turun langsung melihat kondisi dan mendengar keluhan warga,” ujar Yushar saat diwawancarai usai kegiatan reses.

Baca berita lainnya :  Normalisasi Sungai Uwemoliko Jadi Sorotan dalam Reses Mustakim Kono

Ia menjelaskan, lomba domino tidak hanya diikuti masyarakat dari Parigi, tetapi juga peserta dari sejumlah wilayah lain seperti Toboli, Pelawa, dan Tindaki. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus mempermudah komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan menjadi perhatian utama. Salah satunya adalah permintaan percepatan penebangan pohon trembesi yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kondisi ruas jalan di kawasan pesisir, khususnya jalur yang menghubungkan Bantaya hingga Kampal, yang dinilai membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan nyaman dilalui.

Baca berita lainnya :  Arifin Daeng Palalo Soroti Layanan Kesehatan, Pajak UMKM, hingga Dampak Tambang di Paripurna DPRD

“Keluhan warga yang paling banyak disampaikan adalah penanganan pohon trembesi, perbaikan jalan di kawasan pesisir Bantaya–Kampal, penerangan jalan umum, hingga persoalan banjir yang sampai sekarang masih perlu mendapat perhatian serius,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Yushar menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan masyarakat, meskipun pemerintah daerah saat ini dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.

“Insya Allah seluruh aspirasi masyarakat akan kami perjuangkan. Memang saat ini ada efisiensi anggaran, tetapi kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas untuk kami sampaikan kepada pemerintah daerah,” katanya.

Baca berita lainnya :  Bupati dan DPRD Parigi Moutong Perjuangkan Sekolah Rakyat, Kemensos Pastikan Dibangun Oktober 2026

Ia menilai kawasan Kota Parigi merupakan wajah Kabupaten Parigi Moutong sehingga penataan infrastruktur, penerangan jalan, ruang publik, serta penanganan banjir harus menjadi perhatian bersama.

“Kota adalah wajah daerah. Karena itu, apa pun yang menjadi kebutuhan masyarakat akan terus kami dorong agar dapat ditindaklanjuti pemerintah, mulai dari penebangan pohon yang berisiko, pemasangan lampu penerangan jalan, perbaikan ruas jalan di dalam kota, hingga penanganan banjir yang selama ini belum terselesaikan secara optimal,” pungkasnya.

Total Views: 14
Example 728x90
Penulis: NurfitaEditor: Dwi Bintang Dermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *