Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPRD PARIGI MOUTONG

Dari Maulid ke Gedung DPRD, Warga Mepanga Kenali Rumah Rakyat

×

Dari Maulid ke Gedung DPRD, Warga Mepanga Kenali Rumah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Parigi Moutong, Irawati S.A.P., M.A.P., menagajak Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Kecamatan Mepanga mengunjungi Gedung DPRD Parigi Moutong. (Foto: ist)

Parimo, Updatesulawesi.id – Perjalanan Hartini bersama sembilan warga lainnya dari Desa Ogobayas, Kecamatan Mepanga, ke Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tidak hanya untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Untuk pertama kalinya, mereka berkesempatan melihat langsung gedung tempat para wakil rakyat Kabupaten Parigi Moutong menjalankan tugas kelembagaan.

Rombongan tersebut merupakan delegasi Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Kecamatan Mepanga yang datang ke Parigi untuk mengikuti agenda Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Alkhairaat di Auditorium Kantor Bupati, Kamis (17/9/2026).

Sehari sebelumnya, Rabu (16/9), mereka diajak Anggota DPRD Parigi Moutong, Irawati S.A.P., M.A.P., mengunjungi Gedung DPRD Parigi Moutong.

Kunjungan itu menjadi pengalaman baru bagi sebagian warga. Mereka diperkenalkan dengan sejumlah ruangan yang digunakan dalam aktivitas DPRD, termasuk ruang fraksi dan komisi.

Warga juga diberi kesempatan melihat secara langsung ruang kerja anggota legislatif, berfoto, membuat video, hingga duduk di kursi anggota DPRD.

Bagi Hartini, pengalaman tersebut terasa berbeda dari kunjungan biasa. Selama ini, Gedung DPRD hanya dikenalnya sebagai tempat berlangsungnya aktivitas para wakil rakyat.

“Senang sekali, bahagia sekali. Tidak disangka-sangka toh bisa masuk kantor DPR, kayak mimpi begitu,” kata Hartini saat ditemui, Kamis sore.

Baca berita lainnya :  Pandangan Fraksi Tak Terjawab Spesifik, Arifin Ingatkan Pemda Jangan Salah Persepsi

Ia mengaku baru kali pertama melihat bagian dalam Gedung DPRD secara langsung.

Menurutnya, kunjungan tersebut membuat masyarakat memiliki gambaran mengenai lingkungan kerja para anggota legislatif.

“Ternyata anggota dewan ini sangat hebat, dia bawa kita keliling, dia kasih duduk, foto-foto satu-satu orang dia kasih duduk di kursinya,” ujarnya.

Mengenalkan DPRD sebagai Rumah RakyatIrawati mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mendekatkan masyarakat dengan lembaga legislatif. Menurut dia, masyarakat perlu mengetahui bahwa Gedung DPRD merupakan tempat wakil rakyat menjalankan tugas dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme kelembagaan.

“Tujuannya yang pertama agar warga mengetahui bahwa itulah rumah rakyat, kita sebagai anggota dewan sebagai perwakilan mereka,” kata Irawati saat dikonfirmasi.

Ia juga menjelaskan fungsi sejumlah ruangan yang ada di Gedung DPRD, termasuk ruang fraksi dan komisi.

“Kedua memperkenalkan mereka setiap ruangan-ruangan yang ada di kantor DPRD, ruangan fraksi, ruangan komisi,” ujarnya.

Selain mengenalkan lingkungan kerja, Irawati menyebut kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk menjelaskan tugas dan fungsi anggota DPRD kepada masyarakat.

“Bagaimana sih kerja anggota DPRD itu, apa yang menjadi tugas dan tupoksi anggota DPRD itu, jadi lebih memperkenalkan tugas anggota DPRD,” katanya.

Baca berita lainnya :  Sayutin Budianto Apresiasi PSBI Kasimbar, Dorong Syiar Islam dan Kerukunan Antarumat

Kunjungan tersebut sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih dekat antara masyarakat dan lembaga legislatif. Masyarakat dapat melihat langsung tempat pembahasan berbagai kepentingan publik berlangsung, sekaligus memahami bahwa penyampaian aspirasi memiliki mekanisme dan proses kelembagaan.

Warga Ceritakan Bantuan KelompokSelama berada di Parigi, rombongan WIA Kecamatan Mepanga juga menginap di rumah kontrakan yang disebut disediakan oleh Irawati.

Hartini mengatakan kebutuhan konsumsi rombongan selama berada di Parigi juga telah dipersiapkan.

“Jamuan Ibu Irawati luar biasa. Dia sudah siapkan tempat, dia urus makanannya. Sebelum kita ke sini sudah disiapkan semua apa-apa yang dimakan,” kata Hartini.

“Paginya sebelum berangkat ke tempat Maulid, dibelikan jajan. Tadi juga pulang dari sana dibelikan lagi,” lanjutnya.

Di sela perjalanan tersebut, Hartini turut menceritakan sejumlah kebutuhan kelompok masyarakat di Kecamatan Mepanga yang menurutnya telah mendapat dukungan melalui aspirasi yang disampaikan kepada Irawati.

Untuk kelompok perempuan, ia menyebut adanya bantuan peralatan catering yang dikelola kelompok.

Sementara bagi kelompok laki-laki, Hartini menyebut bantuan mesin paras serta dukungan terhadap akses jalan yang digunakan petani menuju kawasan perkebunan.

Baca berita lainnya :  Reses Dikemas Lewat Lomba Domino, Yushar Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur dan Penataan Kota

“Kalau sebagai ibu-ibu, ada perabotan begitu yang dikelola oleh kelompok, peralatan catering itu salah satunya,” katanya.

“Terus kalau di bagian laki-laki, ada mesin paras. Dia bantu juga jalan yang dilalui petani ke gunung, ada juga bantuannya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya kebutuhan kelompok masyarakat yang disampaikan kepada wakil rakyat dan, menurut keterangan warga, telah mendapatkan dukungan.

Namun, informasi mengenai jenis bantuan, kelompok penerima, sumber anggaran, nilai bantuan, serta mekanisme pengusulannya tetap menjadi bagian penting yang perlu diketahui publik. Hal itu diperlukan agar setiap program yang disebut berasal dari aspirasi dapat ditelusuri secara transparan dan diketahui manfaat serta pertanggungjawabannya.

Pada akhirnya, perjalanan Hartini dan rombongan WIA Mepanga ke Parigi tidak berhenti pada agenda Maulid Nabi. Mereka juga mendapat pengalaman melihat langsung ruang kerja lembaga legislatif yang selama ini hanya dikenal dari luar.

Bagi warga, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat Gedung DPRD sekaligus memahami bahwa istilah “rumah rakyat” bukan sekadar sebutan, tetapi berkaitan dengan fungsi lembaga dalam menerima, membahas, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui mekanisme yang berlaku.

Total Views: 20
Example 728x90
Penulis: NurfitaEditor: Dwi Bintang Dermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *