
Parimo, Updatesulawesi.id – Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Drs. Alfres Masboy Tonggiroh, M.Si., memanfaatkan momentum Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di Balai Banjar, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue.
Reses yang digelar itu tak sekadar menjadi forum dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, tetapi juga menghadirkan kolaborasi strategis antara legislatif daerah dan pusat. Alfres, legislator senior Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, hadir bersama Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Matindas J. Janus, guna memastikan berbagai usulan masyarakat dapat dikawal hingga tingkat nasional.
Sekitar 400 warga memadati lokasi kegiatan. Hadir pula Camat Torue, para kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Torue, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta perwakilan kelompok tani dan nelayan.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan. Selain menyampaikan aspirasi secara langsung dalam sesi dialog, warga juga menyerahkan usulan tertulis yang diharapkan dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan.
Berbagai kebutuhan masyarakat mengemuka dalam reses tersebut. Mulai dari peningkatan sektor pertanian dan perikanan, pembangunan serta perbaikan infrastruktur dasar, penyediaan fasilitas umum, bantuan bagi rumah ibadah, hingga dukungan terhadap program lembaga keagamaan dan organisasi kemasyarakatan.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Alfres Masboy Tonggiroh menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan masing-masing tingkat pemerintahan.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat telah kami catat sebagai bahan perjuangan bersama. Kami akan mengidentifikasi mana yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan mana yang dapat diperjuangkan melalui pemerintah pusat, sehingga penanganannya bisa dilakukan secara tepat dan berkelanjutan,” ujar Alfres.
Sementara itu, Anggota DPR RI Matindas J. Janus menilai kolaborasi antara wakil rakyat di daerah dan pusat menjadi langkah penting untuk mempercepat realisasi program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
“Sinergi satu jalur antara daerah dan pusat seperti ini sangat penting. Aspirasi yang membutuhkan dukungan anggaran maupun kewenangan pemerintah pusat akan kami kawal di DPR RI agar program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Torue dapat terealisasi lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Matindas.
Menurutnya, komunikasi yang terbangun antara DPRD dan DPR RI akan memperkuat perjuangan berbagai usulan masyarakat, sehingga tidak berhenti pada tingkat daerah, tetapi juga dapat diperjuangkan melalui kementerian maupun lembaga pemerintah pusat.
Melalui kegiatan reses ini, DPRD Kabupaten Parigi Moutong kembali menegaskan komitmennya menjalankan fungsi representasi dengan menyerap, menghimpun, dan mengawal aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh keakraban, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Ketua DPRD, Anggota DPR RI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang hadir sebagai simbol komitmen bersama dalam mengawal pembangunan di Kecamatan Torue.
















