Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Pemkab Parigi Moutong Perkuat GENTING, Dorong Kolaborasi Cegah Stunting

×

Pemkab Parigi Moutong Perkuat GENTING, Dorong Kolaborasi Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid. (Foto: Diskominfo Parimo)

Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) tingkat Kabupaten Parigi Moutong tahun 2026.

Gerakan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, sebagai bagian dari upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung keluarga dan anak yang membutuhkan pendampingan.

Dalam pelaksanaannya, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan sektor kesehatan. Keterlibatan keluarga, masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta perangkat daerah terkait dinilai diperlukan agar intervensi dapat dilakukan secara terpadu.

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak yang dapat berdampak terhadap perkembangan dan kesehatan dalam jangka panjang. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak masa kehamilan hingga periode tumbuh kembang anak.

Pendampingan ibu hamil, pemenuhan kebutuhan gizi, pemberian ASI eksklusif, pola asuh, serta lingkungan yang sehat menjadi bagian dari upaya pencegahan yang didorong melalui gerakan tersebut.

Baca berita lainnya :  Supardin Ditunjuk Jadi Plt Ketua PGRI Parimo, KLB Jadi Opsi

Tak Hanya Bantuan PanganMelalui GENTING, keluarga yang membutuhkan diharapkan memperoleh dukungan secara berkelanjutan.

Dukungan tersebut tidak hanya berupa pemenuhan kebutuhan pangan atau bantuan gizi, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, sanitasi, air bersih, pola asuh, dan kebutuhan dasar keluarga.

Pemkab Parigi Moutong menekankan agar pelaksanaan GENTING tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau pemberian bantuan semata.

Pendampingan terhadap keluarga sasaran perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pemantauan pertumbuhan dan kondisi kesehatan anak.

Pemantauan melalui posyandu juga perlu diperkuat sehingga perubahan kondisi anak dapat diketahui lebih dini dan intervensi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

Perhatian juga diarahkan kepada ibu hamil dan ibu menyusui. Edukasi mengenai gizi seimbang diperlukan agar keluarga memahami kebutuhan nutrisi sejak masa kehamilan hingga anak memasuki masa pertumbuhan.

Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ASI eksklusif dan pemberian makanan bergizi kepada anak.

Baca berita lainnya :  Hestiwati Masuk Tiga Besar JPT Parimo, Aspek Etika Birokrasi Jadi Sorotan

Sanitasi dan Pola Asuh Jadi PerhatianSelain faktor gizi dan kesehatan, kondisi lingkungan menjadi bagian yang turut diperhatikan dalam pencegahan stunting.

Ketersediaan air bersih, sanitasi yang layak, serta kebersihan lingkungan menjadi aspek yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan keluarga.

Edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat juga dinilai penting, khususnya bagi masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dasar.

Di sisi lain, pemerintah daerah turut menyoroti sejumlah persoalan sosial yang berkaitan dengan kesiapan keluarga dalam pengasuhan anak, termasuk perkawinan pada usia terlalu muda.

Pola pengasuhan dan penggunaan telepon seluler oleh anak juga menjadi perhatian. Orang tua diharapkan memberikan pendampingan dan pengawasan terhadap penggunaan perangkat digital agar tidak mengganggu pola pendidikan dan perkembangan anak.

Perkuat Pemantauan dan PelaporanPemkab Parigi Moutong juga menekankan pentingnya peran petugas lapangan dalam memastikan program berjalan sesuai sasaran.

Petugas tidak hanya diharapkan memberikan edukasi, tetapi juga melakukan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan secara berkala sesuai kondisi di lapangan.

Baca berita lainnya :  Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Laporan dari setiap kecamatan menjadi salah satu bahan untuk mengetahui perkembangan program dan persoalan yang masih dihadapi keluarga sasaran.

Dengan pemantauan dan pelaporan yang berjalan secara berkala, pemerintah daerah dapat menentukan bentuk intervensi yang dibutuhkan berdasarkan kondisi di masing-masing wilayah.

Pencegahan stunting juga berkaitan dengan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi harus berjalan beriringan dengan upaya menciptakan lingkungan keluarga yang bersih, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui GENTING, Pemkab Parigi Moutong mendorong keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pihak lainnya dalam mendukung keluarga yang membutuhkan.

Gerakan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di Kabupaten Parigi Moutong melalui intervensi yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan keluarga.

Total Views: 4
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *