
Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyiapkan anggaran untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetapi tidak mendapatkan pembiayaan dari BPJS Kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase saat meresmikan Puskesmas Torue dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (8/10/2026).
Erwin mengatakan pemerintah daerah harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan pembiayaan pelayanan kesehatan yang tidak ditanggung BPJS.
Ia menyebut, pada awalnya pemerintah daerah mengalokasikan sekitar Rp300 juta melalui perubahan anggaran untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut. Sementara pada 2026, anggaran yang disiapkan disebut mencapai sekitar Rp700 juta.
“Insyaallah akan terus kita tingkatkan. Pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat,” kata Erwin.
Menurutnya, terdapat sejumlah kondisi pelayanan kesehatan yang tidak masuk dalam pembiayaan BPJS. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menyediakan anggaran agar masyarakat tidak harus menanggung sendiri biaya pelayanan tersebut.
Erwin menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan.
“Kita ingin memastikan seluruh masyarakat kita terpenuhi layanan kesehatannya,” ujarnya.
Selain persoalan pembiayaan, Erwin juga menyampaikan capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Parigi Moutong.
Ia menyebut sekitar 62 persen masyarakat Parigi Moutong telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan melalui program tersebut.
Erwin mengatakan capaian itu disebut lebih tinggi dibandingkan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang berada di kisaran 42 persen.
Ia mengapresiasi Dinas Kesehatan, seluruh puskesmas dan tenaga kesehatan yang telah bekerja dalam menjalankan program tersebut.
Namun, Erwin meminta jajaran kesehatan tidak cepat berpuas diri dengan capaian tersebut.
“Kita jangan terlena dengan peringkat ini. Ini yang harus kita lebih tingkatkan,” katanya.
Menurut Erwin, beberapa bulan sebelumnya Kabupaten Parigi Moutong masih berada di posisi keempat dalam capaian CKG di antara kabupaten yang dievaluasi. Kini, capaian tersebut meningkat secara signifikan.
Ia berharap program pemeriksaan kesehatan gratis terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh deteksi dini terhadap kondisi kesehatannya.
Erwin juga menyampaikan pemerintah daerah akan terus meningkatkan anggaran bidang kesehatan.
Ia berharap seluruh pelayanan kesehatan dapat semakin mudah diakses masyarakat dan pemerintah benar-benar hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat kita terpenuhi layanan kesehatannya,” tegasnya.
Erwin menilai peningkatan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Parigi Moutong yang maju, mandiri dan berkelanjutan melalui Gerbang Desa.
















