
Gorontalo,Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai memperkuat kerja sama lintas sektor sebagai langkah strategis menghadapi tantangan pembangunan dan keterbatasan anggaran daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Selasa (28/04), yang mempertemukan jajaran kedua pemerintah daerah dalam upaya membangun sinergi berbasis potensi wilayah.
Pertemuan ini menjadi titik penting bagi dua daerah bertetangga yang selama ini memiliki kedekatan geografis sekaligus keterikatan sosial-ekonomi masyarakat. Di tengah tuntutan efisiensi anggaran, kolaborasi dinilai sebagai solusi realistis untuk mempercepat pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada sumber daya internal masing-masing daerah.
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mengungkapkan bahwa kerja sama akan difokuskan pada tiga sektor prioritas, yakni pertanian, peternakan, dan pendidikan.
Di sektor pertanian, komoditas unggulan seperti durian dan kelapa menjadi perhatian utama, terutama dalam mendorong hilirisasi produk dan membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk peluang ekspor.
Sementara itu, sektor peternakan diarahkan pada pengembangan budidaya ayam secara terintegrasi, guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga menyiapkan langkah konkret dengan menjajaki kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Gorontalo. Salah satu rencana strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan asrama mahasiswa sebagai bentuk dukungan bagi pelajar asal Parigi Moutong yang menempuh pendidikan di Gorontalo.
Gubernur Gorontalo, H. Gusnar Ismail, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai, kerja sama antar daerah menjadi instrumen penting dalam membuka akses pasar, memperkuat sektor unggulan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk saling melengkapi potensi yang dimiliki masing-masing daerah,” ujarnya.
Usai audiensi, Bupati Parigi Moutong melanjutkan agenda dengan meninjau langsung sejumlah lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan asrama mahasiswa. Tercatat, terdapat tiga titik lokasi yang disurvei dan akan dikaji lebih lanjut untuk menentukan pilihan paling strategis dan representatif.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk segera memperkuat koordinasi teknis antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan merumuskan kerja sama tersebut dalam bentuk perjanjian resmi.
Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada wacana, melainkan berlanjut pada implementasi nyata yang mampu mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
















