Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Agama

Parigi Moutong Masuk 10 Besar MTQ XXXI Sulteng, Hestiwati: Prestasi Harus Diiringi Pembinaan Berkelanjutan

×

Parigi Moutong Masuk 10 Besar MTQ XXXI Sulteng, Hestiwati: Prestasi Harus Diiringi Pembinaan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
(Foto: Diskominfo Parimo)

Sigi, Updatesulawesi.id – Kafilah Kabupaten Parigi Moutong berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Sigi pada 7–13 Juni 2026.

Berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Nomor 02/DH/MTQ-XXXI/VI/2026 tentang Penetapan Juara Umum dan Peringkat Kafilah, Kabupaten Parigi Moutong menempati peringkat kedelapan dari 13 kabupaten/kota peserta dengan total raihan 81 poin.

Penutupan MTQ berlangsung meriah di Taman Likuefaksi Sigi, Sabtu malam (13/06), dan dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, SKM, M.Kes, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong serta Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Prestasi yang diraih Parigi Moutong tidak lepas dari kerja keras para qari, qariah, pelatih, dan official yang tampil kompetitif di berbagai cabang perlombaan.

Adapun sejumlah prestasi yang berhasil dipersembahkan Kafilah Parigi Moutong antara lain:

Baca berita lainnya :  Sambut Ramadan 1447 H, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase Gelar Doa Bersama di Mepanga

Terbaik I

  • Qira’at Al-Qur’an Golongan Murattal Dewasa.
  • Kaligrafi Al-Qur’an Golongan Dekorasi Putri.

Terbaik II

  • Kaligrafi Al-Qur’an Golongan Dekorasi Putra.

Terbaik III

  • Tilawah Al-Qur’an Golongan Anak-Anak.
  • Tafsir Al-Qur’an Golongan Bahasa Inggris.
  • Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putra.
  • Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putri.

Tak hanya itu, Parigi Moutong juga berhasil menempatkan 21 peserta sebagai peraih Juara Harapan I, II, dan III pada berbagai cabang perlombaan lainnya.

Usai menghadiri acara penutupan, Ketua Dekranasda Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas perjuangan seluruh anggota kafilah yang telah membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, pelatih, official, jajaran Kementerian Agama, serta Bagian Kesra yang telah berjuang dengan penuh dedikasi. Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa potensi generasi Qurani Parigi Moutong terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujarnya.

Baca berita lainnya :  Gema Takbir Warnai Malam Iduladha, Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Takbiran 1447 H

Menurut Hestiwati, prestasi tersebut tidak hanya menjadi ukuran keberhasilan dalam kompetisi, tetapi juga menjadi indikator tumbuhnya generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan. Tujuan kita bukan semata-mata mengejar juara, tetapi membentuk generasi yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian saat ini harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan pada masa mendatang.

Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan, dukungan dari berbagai pihak, serta pemberian ruang bagi generasi muda berbakat di bidang tilawah, tafsir, kaligrafi, dan cabang-cabang MTQ lainnya menjadi kunci peningkatan prestasi daerah.

“Jangan cepat berpuas diri. Evaluasi harus terus dilakukan dan pembinaan harus semakin diperkuat. Kita harus memberi kesempatan yang luas kepada anak-anak dan generasi muda yang memiliki potensi agar dapat berkembang secara maksimal. Dengan kerja sama dan pembinaan yang konsisten, saya optimistis prestasi Parigi Moutong akan terus meningkat pada MTQ mendatang,” tambahnya.

Baca berita lainnya :  Bupati Parigi Moutong Gelar Open House Idulfitri 1447 H, Pererat Silaturahmi dan Persatuan

Di akhir pesannya, Hestiwati memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus mengasah kemampuan dan tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai akhir dari perjalanan belajar.

“Bagi yang telah meraih juara, pertahankan dan tingkatkan prestasi. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Ini bukan akhir, melainkan bagian dari proses belajar untuk menjadi lebih baik. Mari kita terus membumikan Al-Qur’an di Parigi Moutong, bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk membentuk generasi muda yang berakhlak dan berkarakter Qurani,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya MTQ XXXI di Kabupaten Sigi, Kafilah Parigi Moutong akan melakukan evaluasi dan pemantapan pembinaan sebagai langkah persiapan menghadapi MTQ tingkat provinsi pada tahun-tahun mendatang, dengan harapan mampu meraih hasil yang lebih gemilang serta melahirkan lebih banyak generasi Qurani yang berprestasi.

Total Views: 35
Example 728x90
Editor: Dwi Bintang Dermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *