
Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Webinar Seri IV Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube KPK itu diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dari Ruang Sekretaris Daerah dan dipimpin Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Parigi Moutong, Yusnaeni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika, BKPSDM, RSUD Anuntaloko, PPPKAD, Dinas Perpustakaan, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.
Mengusung tema “The Impact Strategy: Mengubah Konten Kreatif Menjadi Gerakan Sosial yang Terukur”, webinar membahas strategi membangun kampanye antikorupsi yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas melalui pemanfaatan konten kreatif dan komunikasi digital.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah kampanye sosial tidak hanya diukur dari tingginya jumlah tayangan, jangkauan, maupun interaksi di media sosial. Lebih dari itu, keberhasilan kampanye ditentukan oleh sejauh mana pesan yang disampaikan mampu mengubah perilaku masyarakat, membangun kesadaran kolektif, serta mendorong partisipasi aktif dalam upaya pencegahan korupsi.
Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyusun strategi komunikasi yang efektif, dimulai dari penetapan tujuan yang jelas, mengenali karakteristik audiens, menyampaikan pesan yang relevan, hingga melakukan evaluasi secara berkala agar setiap kampanye memberikan dampak yang terukur.
Selain membahas aspek teknis komunikasi, webinar ini menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan dan pendekatan komunikasi yang inovatif.
Bagi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, keikutsertaan dalam Webinar Seri IV Pariwara Antikorupsi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara dalam membangun komunikasi publik yang lebih efektif, transparan, dan mampu menanamkan nilai-nilai integritas di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Parigi Moutong berharap setiap perangkat daerah dapat mengoptimalkan peran komunikasi publik sebagai sarana edukasi antikorupsi, sehingga budaya integritas tidak hanya tumbuh di lingkungan birokrasi, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat luas.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas dan bebas dari praktik korupsi.
















