Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Pemprov Sulteng Cetak Wirausaha Baru di Parigi Moutong, 80 Peserta Ikuti Pelatihan Program Berani Harmoni

×

Pemprov Sulteng Cetak Wirausaha Baru di Parigi Moutong, 80 Peserta Ikuti Pelatihan Program Berani Harmoni

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Fit Dewana. (Foto: Diskominfo Parimo)

Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menggelar Pelatihan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) sebagai bagian dari Program Berani Harmoni Tahun 2026 di Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (21/07), diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.

Pembukaan pelatihan dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Aswin Saudo, M.Si., bersama jajaran pemerintah provinsi dan daerah.

Sambutan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dibacakan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Parigi Moutong, Fit Dewana. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah memilih Parigi Moutong sebagai lokasi penyelenggaraan program strategis tersebut.

Menurutnya, Program Berani Harmoni merupakan langkah nyata pemerintah dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Berani Harmoni, sebuah gerakan besar yang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah. Kami sangat bangga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk melahirkan wirausaha baru yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu menyelaraskan potensi lokal dengan perkembangan pasar modern,” ujar Fit Dewana saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat berani memulai usaha, keluar dari zona nyaman, serta berinovasi dengan dukungan pemerintah melalui pendampingan, fasilitasi legalitas usaha, hingga akses terhadap permodalan.

Baca berita lainnya :  Sekda Zulfinasran: 19 Jabatan Kosong di Parigi Moutong Akhirnya Dibuka Setelah Tiga Tahun

Bupati juga memberikan apresiasi kepada 80 peserta yang mengikuti pelatihan. Mereka merupakan perwakilan dari delapan kecamatan, yakni Kecamatan Parigi, Parigi Tengah, Parigi Selatan, Parigi Barat, Parigi Utara, Ampibabo, Tomini, dan Sidoan.

Menurutnya, para peserta memiliki peran penting sebagai calon penggerak ekonomi di daerah masing-masing.

“Melalui wadah Berani Harmoni ini, kita ingin mengubah tantangan menjadi peluang serta mencetak pencipta lapangan kerja baru yang tangguh di setiap kecamatan. Saya berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, menyerap ilmu dari para instruktur, serta membangun jejaring usaha. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung tumbuh kembang wirausaha agar mampu bersaing di pasar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Fungsional Pengembang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah, Lily, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui edukasi kewirausahaan sekaligus mendukung prioritas pembangunan ekonomi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca berita lainnya :  Tugu Lalampa Diusulkan Berdiri di Toboli, Simbol Kebanggaan dan Identitas Daerah

Ia mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru yang mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru di daerah.

Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Juli 2026. Kegiatan dibagi ke dalam dua kelas, yakni Kelas A di Aula Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong dan Kelas B di Aula Kantor Bappelitbangda Parigi Moutong.

Baca berita lainnya :  Bupati Erwin Burase Jalan Santai Bersama Laskar Merah Putih, Dorong Sinergi Masyarakat

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pendampingan dari tenaga ahli Program WUB, praktisi kewirausahaan, akademisi, serta konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Materi yang diberikan meliputi penguatan pola pikir kewirausahaan, inovasi usaha, riset pasar, pengembangan produk, penyusunan Business Model Canvas (BMC), strategi pemasaran digital, manajemen keuangan, penyusunan rencana bisnis, hingga pemanfaatan aplikasi Berani StarUp sebagai platform pendukung pengembangan usaha.

Melalui Program Berani Harmoni, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap semakin banyak wirausaha baru yang lahir di Kabupaten Parigi Moutong, sehingga mampu memperkuat ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Total Views: 30
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *