Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Lomba Bertutur Parimo 2026, Bupati Dorong Literasi Jadi Kebiasaan Sejak Dini

×

Lomba Bertutur Parimo 2026, Bupati Dorong Literasi Jadi Kebiasaan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, S.Sos.,. (Foto: Fita)

Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendorong penguatan budaya literasi sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, komunikatif, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong dalam sambutan yang dibacakan Yusnaeni, S.Sos., Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Parigi Moutong, pada pembukaan Lomba Bertutur Tingkat SD/Sederajat Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026, Senin (10/8/2026).

Bupati mengapresiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Parigi Moutong beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba bertutur memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi untuk memperebutkan prestasi.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kemampuan bertutur dan berkomunikasi peserta didik, sekaligus melatih keberanian mereka tampil di depan umum.

“Lomba bertutur ini memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu meningkatkan kemampuan bertutur dan berkomunikasi peserta didik sekolah dasar, menumbuhkan rasa percaya diri untuk tampil di depan umum, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif dan imajinatif,” kata Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Yusnaeni.

Baca berita lainnya :  Ribuan Jamaah Padati Haul Guru Tua, Bupati Parigi Moutong Ajak Warga Teladani Ilmu dan Akhlak

Menurut Bupati, kegiatan bertutur memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara. Anak-anak juga dilatih memahami isi bacaan, menangkap pesan moral, mengembangkan imajinasi, serta mengenal dan menghargai warisan budaya bangsa.

Proses tersebut sekaligus dapat menanamkan nilai-nilai karakter seperti kesantunan, kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab.Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu keterampilan penting bagi generasi muda.

Karena itu, budaya membaca dan bertutur perlu terus ditumbuhkan. Anak-anak tidak cukup hanya mampu menerima dan menikmati informasi, tetapi juga harus memiliki kemampuan mengolah informasi, menyampaikan gagasan dengan baik, serta berkomunikasi secara percaya diri dan bertanggung jawab.

Penguatan literasi, kata Bupati, pada akhirnya diharapkan mampu melahirkan generasi Parigi Moutong yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Baca berita lainnya :  Dari Gaji Kades hingga Gas Gratis, Ini Janji Bupati Erwin Burase Saat Safari Ramadhan

Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan percaya diri, jujur, sportif dan tetap rendah hati.Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah perlombaan tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang menjadi juara. Keberanian untuk tampil, kemauan belajar, pengalaman berkompetisi dan semangat untuk terus memperbaiki kemampuan merupakan bagian penting dari proses pendidikan.

“Jadikan perlombaan ini sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri,” pesannya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperluas gerakan literasi di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.

Untuk itu, guru dan orang tua didorong membangun kebiasaan membaca pada anak sejak dini dengan menyediakan akses terhadap bahan bacaan yang bermutu. Perpustakaan juga diharapkan tidak hanya dipandang sebagai tempat menyimpan buku, tetapi menjadi ruang belajar yang nyaman, menyenangkan dan mampu mendorong anak mengeksplorasi pengetahuan.

Literasi sebagai Fondasi Pembangunan SDMPemerintah Kabupaten Parigi Moutong, lanjut Bupati, berkomitmen mendukung berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, penguatan literasi dan pembangunan karakter.

Baca berita lainnya :  Bupati Erwin Burase Tegaskan Evaluasi ASN dan PPPK: Pegawai Tidak Disiplin Siap Diberhentikan

Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah “Parigi Moutong Maju, Mandiri, Berkelanjutan melalui Gerbang Desa”, khususnya melalui Gerbang Cerdas Bersama, yang menempatkan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi penting pembangunan daerah.

Bupati menegaskan, penguatan literasi harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah, sekolah, guru, orang tua, perpustakaan dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendorong anak untuk membaca, berpikir, bertutur dan berkarya.

Dengan demikian, lomba bertutur tidak hanya menghasilkan peserta yang mampu tampil di atas panggung, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang membentuk generasi yang gemar membaca, mampu menyampaikan gagasan, berpikir kritis, berkarakter dan percaya diri.

Pada akhirnya, budaya literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan berbicara, melainkan bekal bagi anak untuk memahami informasi, membangun cara berpikir, mengambil keputusan, serta berkontribusi bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

Total Views: 16
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *