
Jakarta, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengusulkan sekitar 23 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mendapatkan dukungan pengembangan usaha dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, bersama jajaran Kemendes PDT, Senin (26/10/2026). Pertemuan itu diterima Direktur Dr. H. Tabrani, M.Pd., dan turut dihadiri sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Parigi Moutong, Ervian Aksa Yosa, mengatakan puluhan BUMDes tersebut telah melalui proses pendataan awal. Data yang diperlukan juga telah diunggah melalui tautan resmi pendataan kementerian.
“Pemerintah daerah mengusulkan sekitar 23 BUMDes yang dinilai memiliki potensi untuk mendapatkan bantuan pengembangan usaha. Kami berharap usulan ini segera ditindaklanjuti melalui proses penilaian kelayakan oleh kementerian agar BUMDes yang memenuhi syarat bisa memperoleh dukungan nyata,” kata Ervian saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, usulan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Meski demikian, realisasi dukungan masih bergantung pada proses penilaian dan persyaratan yang ditetapkan oleh Kemendes PDT.
Selain penguatan BUMDes, audiensi tersebut juga membahas peluang pengembangan desa wisata serta peningkatan daya saing komoditas pertanian dan perkebunan unggulan Parigi Moutong, khususnya kelapa dalam dan kakao.
Menurut Ervian, kedua komoditas tersebut memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui peningkatan kapasitas produksi, pengolahan hasil, dan perluasan akses pasar.
Pemerintah daerah juga mendorong terbentuknya kemitraan dengan pembeli atau off-taker agar hasil produksi petani memiliki pasar yang lebih jelas dan dapat terserap secara berkelanjutan.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai jual komoditas lokal, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat desa.
Pemkab Parigi Moutong turut mendorong BUMDes bersinergi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dalam memperluas pemasaran produk lokal.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi, mempermudah akses pasar, serta meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan perkebunan yang dihasilkan masyarakat.
Ervian berharap usulan yang telah disampaikan kepada kementerian dapat ditindaklanjuti sehingga semakin banyak BUMDes yang mampu mengembangkan unit usaha produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
“Harapannya, seluruh usulan yang telah kami sampaikan dapat memperoleh dukungan optimal dari Kementerian Desa, sehingga roda perekonomian desa berputar lebih kencang dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong,” ujarnya.
Pemkab Parigi Moutong berharap penguatan BUMDes, pengembangan desa wisata, serta perluasan akses pasar bagi komoditas unggulan dapat mendorong terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedesaan.
Namun, keberhasilan program tersebut akan bergantung pada tindak lanjut usulan, kesiapan kelembagaan BUMDes, serta kemampuan membangun kemitraan usaha yang berkelanjutan.
















