
Parimo, Updatesulawesi.id – Tim Bedah Saraf Instalasi Bedah Sentral (IBS) BLUD RSUD Anuntaloko Parigi kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan kesehatan. Melalui operasi bedah saraf yang berlangsung selama kurang lebih tujuh jam pada Kamis (9/7/2026), tim medis berhasil mengangkat tumor otak seorang pasien secara menyeluruh.
Keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti meningkatnya kapasitas layanan spesialistik di RSUD Anuntaloko, sekaligus menunjukkan bahwa rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mampu menangani kasus-kasus bedah saraf dengan tingkat kompleksitas tinggi.
Kepala Bagian Umum, Humas, dan Hukum RSUD Anuntaloko Parigi, Hj. Hasni Djimpa, SE, menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter, perawat, tenaga anestesi, serta tim pendukung yang telah bekerja secara profesional selama proses operasi berlangsung.
“Operasi pengangkatan tumor otak bersama Tim Bedah Saraf Instalasi Bedah Sentral RSUD Anuntaloko Parigi berlangsung selama tujuh jam dan berhasil mengangkat tumor otak secara total. Semoga tindakan ini membawa kebaikan serta kesembuhan bagi pasien,” ujar Hasni.
Ia mengatakan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama lintas profesi yang didukung kompetensi tenaga kesehatan serta fasilitas pelayanan yang terus ditingkatkan oleh manajemen rumah sakit.
Menurutnya, capaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan bedah saraf di RSUD Anuntaloko. Dengan tersedianya layanan spesialistik tersebut, masyarakat Parigi Moutong kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap penanganan kasus-kasus medis kompleks tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
“Ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan di RSUD Anuntaloko terus berkembang. Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin profesional, aman, dan berkualitas bagi masyarakat,” katanya.
Selain mengembangkan pelayanan medis, RSUD Anuntaloko juga terus mendorong inovasi dalam tata kelola rumah sakit. Salah satunya melalui SIKEPO (Sistem Integrasi Absensi dan Laporan Harian Pegawai) atau Terampil SIKEPO, inovasi yang digagas Hj. Hasni Djimpa untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai, efektivitas pelaporan, serta tertib administrasi di lingkungan rumah sakit.
Manajemen RSUD Anuntaloko berharap keberhasilan operasi ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi antarprofesi, serta menghadirkan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.
Keberhasilan pengangkatan tumor otak tersebut juga mempertegas komitmen RSUD Anuntaloko Parigi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia, pengembangan teknologi dan inovasi, serta perluasan layanan spesialistik. Dengan langkah tersebut, masyarakat Kabupaten Parigi Moutong diharapkan semakin mudah memperoleh pelayanan medis berkualitas tinggi tanpa harus menempuh rujukan ke luar daerah, kecuali untuk kasus-kasus yang memang memerlukan fasilitas kesehatan dengan tingkat pelayanan yang lebih tinggi.
















