
Parimo, Updatesulawesi.id – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Tingkat Kecamatan Ampibabo yang dipusatkan di Masjid Raya Desa Tolole, Kamis (23/07).
Penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, dewan hakim, peserta kafilah, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati H. Abdul Sahid, disampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, peserta, pembina, dan masyarakat Kecamatan Ampibabo, khususnya Desa Tolole Raya, yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan MTQ dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca maupun menghafal Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kecintaan umat terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Saya merasa bangga dan bahagia melihat antusiasme para peserta, semangat para pembina, serta dukungan masyarakat yang begitu luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa Al-Qur’an telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat kita,” ujar Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati.
Ia menegaskan, MTQ juga menjadi ruang lahirnya generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan nilai spiritual yang kuat sebagai bekal memimpin masa depan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pelaksanaan MTQ tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan Al-Qur’an tidak hanya indah dilantunkan, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang mampu membentuk karakter, memperhalus akhlak, dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat,” tegasnya.
Kepada para juara, Bupati menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan agar prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan menginspirasi masyarakat. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, ia mengajak untuk tetap bersemangat karena nilai utama MTQ terletak pada keikhlasan dalam mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an.
Bupati juga memberikan penghargaan kepada dewan hakim dan dewan juri yang telah menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh tanggung jawab sehingga seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung dengan baik dan menjunjung tinggi nilai keadilan.
Menutup sambutannya, Bupati berharap semangat MTQ terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai upaya membangun generasi yang religius, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Parigi Moutong.
“Semoga seluruh ikhtiar dan pengabdian kita dalam menyukseskan MTQ ini menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai,” pungkasnya.
















