Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pmerintah Daerah

Pemkab Parimo Libatkan 17 OPD dalam Kampanye Pariwara Antikorupsi 2026

×

Pemkab Parimo Libatkan 17 OPD dalam Kampanye Pariwara Antikorupsi 2026

Sebarkan artikel ini
osialisasi Teknis Pendaftaran dan Pelaporan Pariwara Antikorupsi 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting. (Foto: Diskominfo Parimo)

Parimo, Updatesulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat upaya pencegahan korupsi dengan melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam program Pariwara Antikorupsi 2026 yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Pemkab Parigi Moutong dalam Sosialisasi Teknis Pendaftaran dan Pelaporan Pariwara Antikorupsi 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (27/8/2026).

Baca berita lainnya :  Tugu Lalampa Diusulkan Berdiri di Toboli, Simbol Kebanggaan dan Identitas Daerah

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Parigi Moutong dan diikuti Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, bersama jajaran perangkat daerah terkait.

Sosialisasi membahas teknis pelaksanaan Pariwara Antikorupsi 2026, mulai dari penyusunan materi kampanye, mekanisme pendaftaran, alur pelaporan, hingga pemanfaatan berbagai media sebagai sarana penyebarluasan pesan antikorupsi.

Program kampanye tersebut dilaksanakan dengan durasi minimal tiga bulan dalam periode April hingga September 2026.

Baca berita lainnya :  DPRD Parigi Moutong Serahkan Rekomendasi Pansus LHP BPK, Soroti Pengawasan Proyek hingga Kinerja OPD

Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemkab Parigi Moutong melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Inspektorat Daerah, BPKAD, Bapperida, Disdukcapil, Bapenda, DPMPTSP, Diskominfo, Dinas PUPRP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, BKPSDM, Kesbangpol, Bagian Pemerintahan Umum, serta Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda.

Keterlibatan lintas OPD tersebut diarahkan agar kampanye antikorupsi tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi dapat diterapkan melalui berbagai sektor pelayanan dan pemerintahan.

Baca berita lainnya :  Efisiensi Anggaran, Bupati Parigi Moutong Atur Ulang Prioritas Program Desa

Pemkab Parigi Moutong berharap Pariwara Antikorupsi 2026 dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran aparatur dan masyarakat mengenai pentingnya integritas serta pencegahan korupsi.

Melalui kampanye tersebut, pemerintah daerah juga mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Total Views: 7
Example 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *