
Parimo,Updatesulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menggelar pelatihan trauma healing di Gedung Pusdalops BPBD, Selasa (14/04). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kabupaten Parigi Moutong serta Hari Kesiapsiagaan Bencana yang diperingati setiap 26 April.
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas perempuan tangguh dalam penanganan psikososial pascabencana. Peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan dukungan emosional kepada masyarakat terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyintas dengan kondisi trauma.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Parigi Moutong dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran masyarakat, khususnya perempuan, dalam proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, dukungan psikososial menjadi salah satu aspek krusial yang tidak kalah penting dari bantuan fisik.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta narasumber dari relawan Palang Merah Indonesia (PMI) yang berpengalaman dalam penanganan dukungan psikososial di berbagai situasi bencana.
Sebanyak 26 peserta mengikuti pelatihan yang terdiri dari unsur BPBD, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Parigi Moutong. Pelatihan direncanakan berlangsung selama dua hari dengan materi teori dan praktik lapangan.
Melalui kegiatan ini, BPBD berharap peserta mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan dukungan psikososial yang cepat, tepat, dan empatik kepada masyarakat terdampak bencana. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang, sekaligus membangun ketahanan masyarakat yang lebih tangguh dan peduli terhadap sesama.
















