Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Agama

BKMT Parimo Didorong Tak Sekadar Jadi Pengurus, Tapi Penggerak

×

BKMT Parimo Didorong Tak Sekadar Jadi Pengurus, Tapi Penggerak

Sebarkan artikel ini
Suasana pelantikan Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Ist)

Parimo, Updatesulawesi.id – Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Surni Kadir, mendorong pengurus daerah BKMT Kabupaten Parigi Moutong tidak sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi tampil sebagai penggerak dalam membina dan mengembangkan majelis taklim di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Pesan itu disampaikan Surni Kadir saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus Daerah BKMT Kabupaten Parigi Moutong, jumat (19/9/2026.

Menurutnya, amanah kepengurusan BKMT bukan hanya berkaitan dengan tanggung jawab organisasi, tetapi juga memiliki dimensi moral dan keagamaan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

“BKMT adalah wadah untuk menjadi pemimpin, motivator, dan penggerak. Ketika kita sudah menyatakan diri untuk bergerak, maka tugas kita adalah menggerakkan masyarakat melalui majelis taklim yang ada di wilayah kita,” ujarnya.

Surni menilai pengurus yang baru dilantik memiliki kapasitas dan semangat untuk menjalankan tanggung jawab tersebut. Karena itu, keberadaan pengurus BKMT diharapkan tidak berhenti pada struktur organisasi, tetapi diwujudkan melalui kegiatan nyata di tengah masyarakat.

Baca berita lainnya :  NasDem Parigi Moutong Tebar Sedekah Ramadhan, Sayutin Budianto: Perkuat Silaturahmi dan Teguhkan Semangat Perubahan

Ia menjelaskan, BKMT merupakan organisasi yang telah berdiri secara nasional sejak 1981 dan didirikan oleh almarhumah Prof. Dr. Hj. Tuti Alawiyah. Di Sulawesi Tengah, organisasi tersebut terus berkembang dan kepengurusan daerah telah terbentuk di sebagian besar kabupaten dan kota.

Surni berharap pembentukan kepengurusan BKMT di seluruh wilayah Sulawesi Tengah dapat segera dituntaskan agar pembinaan terhadap majelis taklim dapat dilakukan secara lebih terarah dan menyeluruh.

Khusus di Parigi Moutong, ia meyakini keberadaan majelis taklim sudah cukup banyak. Tantangannya, kata dia, adalah bagaimana seluruh potensi tersebut dapat digerakkan melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Baca berita lainnya :  Sambut Ramadan 1447 H, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase Gelar Doa Bersama di Mepanga

“Tugas pengurus BKMT adalah menggerakkan dan membina majelis taklim, sehingga majelis taklim yang ada dapat berkembang,” katanya.

Untuk menjalankan tugas tersebut, setiap bidang dalam struktur kepengurusan BKMT memiliki fungsi masing-masing, mulai dari organisasi, koordinasi, kelembagaan, dakwah hingga pelatihan.

Menurut Surni, pembagian tugas tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi dengan majelis taklim yang berada di tengah masyarakat.

Ia juga mendorong BKMT Parigi Moutong memperluas struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan serta memperkuat forum majelis taklim di tingkat desa dan kelurahan.

Tiga Pesan untuk Pengurus BKMTDalam kesempatan itu, Surni Kadir menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus BKMT Parigi Moutong yang baru dilantik.

Pertama, pengurus diminta menjadi penggerak dengan turun langsung ke majelis taklim dan menjalankan program kerja organisasi, termasuk program TAKSI.

Baca berita lainnya :  Gema Takbir Warnai Malam Iduladha, Bupati Parigi Moutong Lepas Pawai Takbiran 1447 H

Kedua, BKMT diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dengan membangun sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), serta tokoh masyarakat.

Ketiga, pengurus BKMT diminta menjadi teladan di tengah masyarakat. Menurut Surni, perempuan, khususnya ibu, memiliki posisi penting dalam membentuk karakter keluarga karena berperan sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya.

“Jadilah teladan, karena ibu adalah madrasah pertama. Pengurus BKMT harus menjadi teladan yang kemudian akan diikuti oleh majelis taklim yang ada di wilayahnya,” pesan Surni.

Pesan tersebut sekaligus menempatkan BKMT bukan hanya sebagai wadah organisasi perempuan dan majelis taklim, tetapi sebagai bagian dari kekuatan masyarakat dalam membangun pembinaan keagamaan, keluarga, dan kehidupan sosial di tingkat akar rumput.

Total Views: 14
Example 728x90
Editor: Dwi Bintang Dermawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *