
Parimo, Updatesulawesi.id – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom., secara resmi melepas 20 calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekkesos) Bandung. Prosesi pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Parigi Moutong, Senin (27/07), sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesejahteraan sosial.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Idham Karandja, serta dihadiri para orang tua dan keluarga calon mahasiswa.
Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil melanjutkan pendidikan ke Politeknik Kesejahteraan Sosial. Ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu dan mengembangkan kemampuan sebagai bekal mengabdi kepada daerah.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Kalian adalah calon-calon penerus yang nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Parigi Moutong, khususnya di bidang kesejahteraan sosial,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan para mahasiswa agar tidak ragu menyampaikan setiap kendala yang dihadapi selama menjalani pendidikan. Menurutnya, komunikasi yang baik antara mahasiswa, orang tua, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin muncul selama masa studi.
“Kalau ada kendala selama kuliah, jangan dipendam sendiri. Sampaikan kepada orang tua, dan orang tua juga diharapkan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar kita bisa bersama-sama mencari solusi terbaik bagi anak-anak kita,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan pihak Politeknik Kesejahteraan Sosial terkait peluang penguatan status kelembagaan kampus tersebut.Ia menyebut, dalam pertemuan sebelumnya dengan pimpinan Poltekkesos, sempat muncul wacana agar Politeknik Kesejahteraan Sosial dapat menjadi perguruan tinggi kedinasan sehingga lulusannya memiliki peluang lebih besar untuk langsung mengabdi di instansi pemerintah.
“Kami berharap wacana ini dapat terwujud. Dengan begitu, setelah lulus nanti anak-anak kita memiliki peluang yang lebih jelas untuk mengabdi, karena tenaga di bidang kesejahteraan sosial sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Bupati juga berpesan agar para mahasiswa menjaga nama baik Kabupaten Parigi Moutong selama menempuh pendidikan di Bandung. Ia mengajak mereka untuk cepat beradaptasi, memperluas pergaulan, menghormati dosen, menjalin komunikasi dengan kakak tingkat, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan selama perkuliahan.
“Tetap semangat, bangun pergaulan yang baik, jangan membuat masalah, dan jangan mudah putus asa. Belajarlah dari kakak-kakak tingkat yang sudah lebih dulu berada di sana. Insyaallah, jika kalian tekun dan disiplin, cita-cita itu akan tercapai,” pesan Bupati.
Sebanyak 20 calon mahasiswa diberangkatkan untuk menempuh pendidikan di Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung. Mereka terdiri atas 14 laki-laki dan 6 perempuan yang diharapkan kelak menjadi sumber daya manusia profesional dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial di Kabupaten Parigi Moutong.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus membuka akses pendidikan bagi generasi muda sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak SDM yang unggul, kompeten, dan siap membangun daerah.
















